web analytics
Breaking News
Home / Info / Sejarah Awal Mula Terciptanya Rokok
rokok

Sejarah Awal Mula Terciptanya Rokok

Saat ini, rokok merupakan produk yang paling laku di kalangan masyarakat Indonesia bahkan dunia. Maka, tak mengherankan jika pemilik perusahaan rokok banyak yang menempati posisi orang paling kaya di Indonesia berkat kejayaan produknya.

Jika kamu seorang perokok, apakah kamu sudah mengetahui asal-usul rokok? Dan siapa yang pertama kali mengkonsumsi rokok? Daripada penasaran, disini kita akan membahas lengkap ulasan rokok, dimulai dari definisi nya. Yuk, dibaca guys!

Definisi Rokok

11

Rokok merupakan sebuah benda berbentuk silinder yang berisi daun tembakau setelah dicampur dengan bahan-bahan kimia lainnya serta dikonsumsi untuk memberikan kepuasan tertentu bagi penggunanya. Rokok biasanya memiliki ukuran panjang sekitar 10 hingga 12 cm dengan diameter sekitar 0,7 hingga 1 cm.

Ukuran dan diameter rokok biasanya sangat bergantung kepada jenis dan juga negara pembuat rokok. Di indonesia sendiri, rokok sangat gampang ditemui bahkan dipelosok kampung-kampung sekalipun. Harganya sendiripun bervariasi menurut kualitasnya masing-masing.

Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan rokok umumnya disertai dengan pesan kesehatan untuk memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung walaupun pada kenyataannya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi.

Rokok dikonsumsi dengan cara dibakar ujungnya dan dihisap melalui mulut. Jika ditelisik dengan seksama, maka pada dasarnya tidak ada satu hal pun yang bisa didapatkan dari mengonsumsi rokok kecuali mendapatkan asap yang buruk bagi kesehatan.

Sejarah Rokok

22

Rokok memiliki sejarah panjang di dunia. Tercatat, orang yang pertama kali menghisap rokok adalah orang-orang dari suku di Amerika yaitu Indian, Maya, dan Aztec. Tembakau ditanam oleh orang suku tersebut sebelum orang Eropa datang dari Inggris, Spanyol, Prancis dan Italia ke Amerika Utara. Penduduk asli Amerika mengisap rokok melalui pipa untuk tujuan keagamaan dan juga medis. Mereka tidak merokok setiap hari.

Tembakau adalah tanaman pertama yang ditanam untuk menghasilkan uang di Amerika Utara. Pada tahun 1612 pemukim koloni Amerika pertama di Jamestown, Virginia menanam tembakau dan menyebutnya sebagai tanaman uang. Tembakau adalah sumber utama penghasilan masyarakat disana kala itu. Dan hasil dari penanaman tembakau sangat berpengaruh bagi Amerika sehingga berhasil memenangkan perang dari Inggris yang sering disebut Tiga Belas Koloni.

Menjelang 1800-an, banyak orang mulai menggunakan tembakau untuk dikonsumsi. Banyak kalangan waktu itu menghisap tembakau dengan alat bantu pipa. Rata-rata, orang merokok sekitar 40 batang rokok setahun. Rokok komersial pertama dibuat pada tahun 1865 oleh Washington Duke dengan lahan seluas 300 hektar di Raleigh, North Carolina. Rokoknya yang digulung tangan dijual ke tentara pada akhir Perang Sipil.

Baru pada saat James Bonsack menemukan mesin pembuat rokok pada tahun 1881, rokok sangat menyebar luas. Mesin rokok Bonsack bisa menghasilkan 120.000 batang rokok sehari. Dia terjun ke bisnis dengan putra Duke, James “Buck” Duke.

Mereka membangun sebuah pabrik dan menghasilkan 10 juta batang rokok pada tahun pertama mereka dan sekitar satu miliar batang rokok lima tahun kemudian. Merek rokok pertama dikemas dalam kotak dengan kartu bisbol dan disebut Duke of Durham. Buck Duke dan ayahnya memulai perusahaan tembakau pertama di AS. Mereka menamai produknya American Tobacco Company.

American Tobacco Company adalah perusahaan tembakau terbesar dan paling kuat sampai awal 1900-an. Dengan begitu populernya rokok, akhirnya membuat Philip Morris mendirikan perusahaan rokok untuk saingi American Tobacco Company yang produknya sangat sukses hingga sekarang yaitu Marlboro.

Mereka menjual rokok mereka terutama untuk pria. Semuanya berubah selama Perang Dunia I (1914-18) dan Perang Dunia II (1939-45). Prajurit di luar negeri diberi rokok gratis setiap hari. Karena produksi rumah meningkat akhirnya rokok juga dipasarkan untuk wanita. Perang Dunia II membawa kemerdekaan lebih bagi perempuan. Banyak dari mereka pergi bekerja dan mulai merokok untuk pertama kalinya.

Pada tahun 1944 produksi rokok mencapai 300 miliar setahun. Peperangan itu bagus untuk industri tembakau. Sejak Perang Dunia II, telah ada enam perusahaan rokok raksasa di A.S. Mereka adalah Philip Morris, R.J. Reynolds, American Brands, Lorillard, Brown & Williamson dan Liggett & Myers (sekarang disebut Brooke Group). Mereka menghasilkan jutaan dolar dari hasil penjualan di AS dan di seluruh dunia.

Pada tahun 1964, Ahli Bedah AS menulis sebuah laporan tentang bahaya merokok. Dia mengatakan bahwa nikotin dan tar pada rokok menyebabkan kanker paru-paru. Pada tahun 1965 Kongres AS mengeluarkan Undang-Undang Pelabelan serta Periklanan rokok. Dikatakan bahwa setiap bungkus rokok harus memiliki label peringatan di sisinya yang menyatakan bahwa “Rokok mungkin berbahaya bagi kesehatan Anda.”

Pada tahun 1980-an, perusahaan rokok telah keluar dengan merek rokok baru dengan jumlah tar dan nikotin yang lebih rendah dan filter yang lebih baik untuk menjaga agar pelanggan mereka tetap membeli serta untuk membantu mengurangi ketakutan mereka terhadap peperangan. Awal 1980-an, perusahaan rokok mulai bersaing untuk menciptakan rokok yang memiliki nikotin rendah supaya produknya lebih menarik konsumen.

Pada tahun 1984 Kongres mengeluarkan undang-undang lain yang disebut Undang-Undang Pendidikan Merokok Komprehensif. Undang-undang tersebut mengatakan bahwa perusahaan rokok setiap tiga bulan sekali harus mengganti label peringatan di bungkus rokok.

Sejak tahun 1980-an, pemerintah Amerika dan perusahaan swasta mulai mengambil tindakan untuk membatasi merokok di tempat umum. Label peringatan adalah langkah pertama. Perusahaan tembakau tidak bisa mengiklankan rokok di televisi atau radio. Ini bertentangan dengan undang-undang yang disahkan oleh Kongres pada tahun 1971. Banyak kota di AS tidak mengizinkan merokok di bangunan umum dan restoran. Sejak tahun 1990, maskapai penerbangan tidak lagi mengizinkan merokok di kawasan bandara.

Karena semakin sulit bagi perusahaan rokok untuk menjual produk mereka di AS, mereka melihat ke luar. Perusahaan tembakau AS akhirnya menanam tembakau di Afrika, Amerika Selatan (Brasil dan Paraguay), India, Pakistan, Filipina, Yunani, Thailand dan Republik Dominika. Lima puluh persen (50%) dari perusahaan tembakau AS menjual produknya ke negara-negara Asia, seperti Thailand, Korea Selatan, Malaysia, Filipina dan Taiwan.

Sejarah Rokok di Indonesia

33

Masyarakat Jawa tepatnya di daerah Kudus yang pertama kali tercatat sebagai perokok pertama di Indonesia. Sekitar tahun 1880, seorang bernama Haji Jamhari yang tinggal di kudus, Jawa Tengah menciptakan dan mempopulerkan rokok keretek yang terkenal dengan nama rokok kelobot.

Rokok kelobot merupakan hasil racikan antara rajangan daun tembakau murni dengan cengkeh lalu di bungkus dengan daun jagung kering(kelobot,bahasa Jawa). Rokok yang menjadi idola masyarakat setempat pada masa itu, di yakini sangat ampuh menyembuhkan penyakit batuk dan asma.

Setelah Haji Jamhari meninggal dunia pada tahun 1890, bisnis rokok kelobot semakin menarik minat berbagai kalangan masyarat di Kudus. Bisnis rokok dimulai oleh Nitisemito pada 1906 dan pada 1908 usahanya resmi terdaftar dengan merek “Tjap Bal Tiga”. Bisa dikatakan langkah Nitisemito itu menjadi tonggak tumbuhnya industri rokok kretek di Indonesia.

Karena latar belakang itulah, industri rokok di pulau Jawa semakin berkembang pada saat itu dan sampai detik ini perkembangan industri rokok sudah merambat ke seluruh pelosok Indonesia dan menjadikan rokok menjadi suatu komoditi ekonomi yang sangat menguntungkan bagi pelaku bisnisnya.

Nah, sekarang kamu udah taukan sejarah rokok? Bagaimana tanggapanmu guys? Semoga informasi diatas dapat menambah wawasan dan terima kasih sudah membaca.

Check Also

Abraham Lincoln

Biografi Abraham Lincoln, Presiden Ke-16 Amerika Serikat

Abraham Lincoln adalah presiden ke-16 Amerika Serikat, menjabat sejak 4 Maret 1861. Dia mempertahankan Amerika …