web analytics
Breaking News
Home / Info / Inilah 6 Pesta Seks Paling Gila Zaman Dulu
seks

Inilah 6 Pesta Seks Paling Gila Zaman Dulu

Pesta merupakan sebuah acara sosial yang dimaksudkan terutama sebagai perayaan dan juga sebagai ajang mendatangkan tamu maupun masyarakat. Pesta dapat bersifat keagamaan atau berkaitan dengan musim, atau pada tingkat yang lebih terbatas, berkaitan dengan acara-acara pribadi dan keluarga untuk memperingati atau merayakan suatu peristiwa khusus dalam kehidupan yang bersangkutan. Pesta memang tujuannya adalah untuk bersenang-senang. Tapi, bukan berarti hal tersebut jadi sesuatu untuk melakukan hal-hal yang dilarang.

Tapi lima pesta di zaman kuno ini berbeda, beberapa pesta ini tidak ada aturannya alias bebas! Misalnya bersinggungan sama hal-hal minuman keras hingga yang paling parah berhubungan intim berjamaah di tempat umum. Gila, kan?

Langsung saja simak ulasannya berikut ini!

1. Pesta Equinox Kota Pompei

pompei

Buku berjudul In bed with the Romans menguak sisi lain dari peradaban Romawi Kuno, yang meninggalkan banyak warisan di bidang hukum, perang, seni, literatur, arsitektur dan bahasa untuk kehidupan modern.

Tak hanya sibuk menaklukkan wilayah lain atau membangun peradaban, orang Romawi Kuno ternyata banyak menghabiskan waktu berpesta untuk berhubungan seksual secara massal. Para pria digambarkan mengumbar kejantanan dan keperkasaan. Sementara, kaum hawa sibuk mengandung serta merawat anak-anak yang kelak akan memenuhi kebutuhan akan tenaga tentara hingga pekerja.

Pesta ini harusnya jadi momen sakral, namun pada kenyataannya malah melakukan hubungan seks secara berjamaah di tempat terbuka. Tak ada aturan pada upacara dan pesta tersebut semua orang bebas memilih pasangannya, termasuk ketika bosan dengan yang satu lalu memilih pasangan yang lain.

Dan akhirnya pesta dan kota dimana tempat maksiat ini dilakukan hancur lebur karena letusan gunung. Kota Pompei hancur akibat letusan Vesuvius pada tahun 79 Masehi.

Ironisnya, abu panas yang dimuntahkan gunung tersebut mengabadikan saat-saat terakhir apapun yang ada di kota kuno Romawi itu.

Ekskavasi yang diawali pada akhir Abad ke-16 menemukan jasad-jasad manusia yang berubah jadi ‘batu’.

2. Pesta Seks Zaman Mesir Kuno

kuno

Bangsa Mesir kuno terkenal akan keterbukaannya dalam membicarakan seks. Pada zaman itu, seks sama sekali bukan hal yang tabu, melainkan suatu hal yang patut dibanggakan dan dipuja. Mitologi Mesir kuno bahkan dipenuhi dengan cerita-cerita hubungan percintaan, inses, perzinahan, masturbasi, bahkan homoseksual. Bagi masyarakat Mesir kuno, seks adalah bagian penting dalam hidup, sejak lahir hingga kehidupan sesudah mati.

Pesta ini diadakan dalam satu waktu di mana isinya adalah minum dan juga bercinta. Biasanya festival ini diadakan sebagai penghormatan kepada dewa dewi, semisal Ra dan Sekhmet. Edannya lagi, pesta ini biasanya diadakan semalam suntuk dan paginya orang-orang akan terbangun di jalan-jalan. Kadang ada yang masih dalam posisi bercinta.

3. Pesta Kaisar Nero

nero

Nero adalah salah satu raja Romawi yang paling tenar namanya. Tapi bukan karena prestasi dan pencapaian, melainkan hal-hal aneh yang dia lakukan. Nero adalah kaisar yang suka senang-senang dan ia sering melakukan pesta-pesta liar sampai menghabiskan uang kas negara pada saat itu. Dan hal yang paling sering terjadi di dalam pestanya adalah aktivitas-aktivitas intim untuk pesta seks bersama.

Bercinta adalah bagian dari pesta kaisar Nero yang tak boleh tidak diikutkan. Dan tentu saja para kolega serta bangsawan sangat menikmatinya. Ini adalah masa di mana mereka bisa bebas bercinta dengan siapa pun tanpa takut terkena hukuman atau semacamnya. Menurut catatan, pesta-pesta ini dilakukan hampir tiap malam hari!

4. Pesta Amoral Bangsa Sodom dan Gomora

sodom

Tertulis dalam Al-Qur’an maupun Alkitab tentang kisah keduanya, di mana pada akhirnya Tuhan menghukum mereka atas apa yang dilakukannya. Sodom dan Gomora dulu tinggal berdekatan dengan laut mati. Kedua bangsa ini dikenal berkecukupan dan bahkan bisa dibilang makmur.

Namun, keduanya sepertinya lupa untuk beribadah dan bersyukur kepada Tuhan hingga akhirnya bencana pun menghantam mereka. Orang-orang Sodom dan Gomora terkenal dengan perilaku mereka yang menyimpang.
Para lelakinya tidak mau menikah dengan wanita dan sebaliknya. Bahkan hubungan sesama jenis tersebut sudah bukan hal yang tabu lagi, orang-orang malah melakukannya di tempat-tempat terbuka.

Bangsa Sodom dan Gomora juga dikenal akan kebiasaan mereka yang sangat suka berpesta. Sama seperti deretan pesta sebelumnya, dalam setiap acara senang-senangnya orang-orang Sodom selalu melibatkan hal-hal yang berhubungan dengan aktivitas intim. Namun, untuk yang satu ini beda daripada yang lainnya. Ya, jika aksi mesum dalam pesta-pesta di atas selalu antara pria dan wanita, kalau di Sodom dan Gomora ini adalah sesama jenis. Jadi, pria akan ‘bermain’ dengan sesamanya dan begitu pula para wanita.

5. Pesta Beltane Bangsa Viking

viking

Acara yang identik dengan kumpul-kumpul di depan api unggun ini tak hanya akan di habiskan dengan menari dan menyanyi layaknya anak pramuka saat ini. Dalam Beltane para anggota suku Viking biasanya akan membangun sebuah api unggun yang cukup besar, untuk kemudian memutarinya secara beramai-ramai. Dalam pesta ini mereka juga biasa membawa hewan ternak yang akan disucikan di depan api unggun. Namun sayangnya dalam perayaan yang bertujuan untuk mengsucikan diri ini, terdapat sebuah ritual sampingan yang berujung pada tindakan mesum.

Setelah selesai memutari api unggun biasanya para anggota suku Viking, biasanya akan melanjutkan Beltane dengan ritual bercinta masal yang boleh dilakukan oleh siapaun dan dengan siapapun. Meski masih belum jelas dengan pasti bagaimana pesta seks ini di gelar. Namun ada satu aturan yang wajib dipatuhi yaitu, mereka wajib bercinta di depan api unggun yang ada pada perayaan Beltane. Sedangkan untuk pemilihan pasangan tak ada aturan tertentu, boleh pilih sendiri atau mau secara acak itu terserah pilihan masing-masing.

6. Pesta Bacchanalia ala Romawi Kuno

pesta

Pesta satu ini terjadi di masa Babylonia kuno. Tujuannya sendiri untuk memperingati Dewa Tammuz yang dianggap sebagai simbol cinta dan kesuburan. Pesta ini harusnya jadi momen sakral, namun pada kenyataannya malah mesum luar biasa. Ya, Bacchanalia ini dilaksanakan dengan cara bercinta berjamaah.

Tak ada aturan, semua orang bebas memilih pasangannya, termasuk ketika bosan dengan yang satu lalu memilih pasangan yang lain. Di pesta ini para remaja putri akan kehilangan keperawanan mereka. Tapi, mereka tak menyesal karena dianggap hal tersebut adalah sesuatu yang akan membawa berkah. Tak hanya bercinta, pesta ini juga dilakukan dengan cara menari-nari atau minum-minuman keras. Tak cuma di Babylonia, Bacchanalia juga terdapat di Yunani dan Romawi kuno.

Nah guys, inilah pesta-pesta paling bejat yang pernah ada digelar dalam sejarah. Benar-benar bikin geleng-geleng kepala ya. Untungnya tradisi pesta ini tidak bertahan sampai sekarang. Kalau sampai begitu, entah apa jadinya dunia ini. Segala tatanan moral takkan ada artinya lagi.

Check Also

perang

History Perang Vietnam, Kekalahan Terbesar Amerika

Perang Vietnam atau sering disebut Perang Indochina Kedua adalah konflik panjang yang terjadi di tahun 1957 sampai …