web analytics
Breaking News
Home / Info / History Pembantaian My Lai, Kejahatan Perang Amerika di Vietnam
my lai

History Pembantaian My Lai, Kejahatan Perang Amerika di Vietnam

Dalam salah satu insiden kekerasan paling mengerikan terhadap warga sipil selama Perang Vietnam, tentara Amerika secara brutal membunuh mayoritas penduduk dusun Vietnam Selatan di My Lai pada 16 Maret 1968.

Meskipun jumlah korban dalam pembantaian itu belum dikonfirmasi, diyakini bahwa sebanyak 500 orang termasuk wanita, anak-anak dan orang tua terbunuh dalam Pembantaian My Lai.

Perwira Angkatan Darat AS berhasil menutupi kejadian itu selama bertahun-tahun sebelum seorang veteran tentara membeberkan kejadian yang sebenarnya. Peristiwa itu akhirnya memicu gelombang kemarahan internasional dan AS akhirnya menyelidiki kejahatan perang tersebut.

Pada tahun 1970, Pengadilan Tinggi AS mendakwa 14 tentara yang berkaitan dengan pembantaian di My Lai dan hanya satu tentara saja yang dihukum. Dan berikut kejadian spesifik dari kejahatan perang Amerika di Vietnam, silahkan membaca.

Kronologi Pembantaian My Lai

my lai1

Desa My Lai, bagian dari desa Son My, terletak di provinsi Quang Ngai, diyakini tentara Amerika merupakan lokasi persembunyian tentara Front Pembebasan Nasional (NLF) atau Viet Cong (VC) dan merupakan target dari tentara AS dan Vietnam Selatan. Serangan bom di Vietnam pada bulan Maret 1968, Charlie Company Brigade Infanteri ke-11 Divisi Americal menerima kabar bahwa gerilyawan VC berada di desa tersebut, mereka pun berencana menyerang desa itu secara besar-besaran.

Dipimpin oleh Letnan William L. Calley, unit tersebut dikirim ke desa tersebut dalam sebuah misi pencarian dan penghancuran pada tanggal 16 Maret. Pada saat itu, semangat di antara tentara AS di lapangan semakin berkobar, terutama setelah Serangan Tet karena banyak rekan mereka yang menjadi korban jiwa, yang diluncurkan pada tanggal 31 Januari 1968. Charlie Company telah kehilangan sekitar 28 anggotanya dari serangan tersebut dan hanya tersisa sekitar 100 orang.

William L. Calley yang merupakan komandan tentara Charlie Company memerintahkan anak buahnya untuk menghancurkan desa tersebut. Ketika mereka tiba, tentara malah tidak menemukan Viet Cong, namun berhasil mengumpulkan ratusan warga sipil yang kebanyakan wanita, anak-anak dan orang tua dan menganiaya serta membunuh mereka dengan cara yang sangat brutal, termasuk pemerkosaan.

Calley dilaporkan telah menyeret puluhan orang, termasuk anak-anak, ke dalam selokan sebelum mengeksekusi mereka dengan senapan mesin.

Upaya Menutupi Pembantaian My Lai

my lai2

Pembantaian My Lai dilaporkan berakhir setelah Hugh Thompson, seorang pilot helikopter Angkatan Darat dalam sebuah misi pengintaian mendarat di desa tersebut dan mengancam akan melepaskan tembakan jika tentara Charlie Company Brigade Infanteri ke-11 Divisi Americal melanjutkan serangan mereka. Mengetahui berita tentang pembantaian tersebut akan menyebabkan skandal, perwira pasukan AS menutupi dan mengklaim bahwa yang mereka bunuh itu merupakan simpatisan Viet Cong.

Upaya untuk menutupi peristiwa itu terus berlanjut sampai pada April 1969 Ron Ridenhour, seorang tentara Brigade ke-11 yang telah mendengar laporan pembantaian tersebut namun tidak berpartisipasi, mengirim surat kepada presiden, menteri pertahanan, ketua Gabungan Kepala Staf, anggota Kongres dan Senat.

Dia mendeskripsikan apa yang terjadi di My Lai dan meminta diadakan investigasi. Setelah menulis surat kepada Presiden Richard Nixon, tanpa ada tanggapan, Ridenhour akhirnya memberikan sebuah wawancara dengan wartawan investigasi Seymour Hersh, yang memecahkan cerita tersebut pada bulan November 1969.

my lai3

Di tengah kegaduhan internasional akibat pengungkapan Ridenhour, Angkatan Darat AS memerintahkan dilakukannya penyelidikan khusus terhadap pembantaian My Lai. Penyelidikan tersebut, yang dipimpin oleh Letnan Jenderal William Peers, merilis laporannya pada bulan Maret 1970 dan merekomendasikan agar 14 tentara ditahan, termasuk Calley, Kapten Ernest Medina dan Kolonel Oran Henderson yang berkaitan dengan kejadian di My Lai.

Pengadilan memutuskan semua dibebaskan kecuali Calley, yang terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana karena memerintahkan penembakan tersebut, meskipun dia berpendapat bahwa dia hanya menerima perintah dari komandannya, Kapten Medina.

Pada bulan Maret 1971, Calley diganjar hukuman seumur hidup karena perannya dalam mengarahkan pembunuhan di My Lai. Banyak yang menilai Calley sebagai kambing hitam dan hukumannya dikurangi 20 tahun dan akhirnya di bebaskan pada tahun 1974. Setelah bebas, pada 2015 Calley mengemukakan permintaan maaf publiknya atas apa yang terjadi di My Lai.

Dampak Pembantaian My Lai

my lai4

Pada awal 1970-an, upaya perang Amerika di Vietnam mereda, karena Richard Nixon melanjutkan kebijakan “Vietnamization”, termasuk penarikan tentara dan pengalihan kendali atas operasi darat ke Vietnam Selatan. Di antara tentara Amerika yang pulang dari Vietnam, banyak dari mereka mengalami tingkat frustasi yang tinggi sehingga menyebabkan kecanduan narkoba, obat-obatan terlarang dan bunuh diri.

Dan asal kamu tahu, Hugh Thompson, pilot helikopter yang menghentikan pembantaian My Lai, kemudian mengatakan kepada program berita “60 Minutes” bahwa dia menerima ancaman kematian saat kembali dari Vietnam. Pada bulan Maret 1998, 30 tahun setelah kejadian di My Lai, Angkatan Darat AS menghadiahkan Medali Prajurit untuk Thompson dan dua anggota krunya karena aksinya tersebut. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Check Also

Abraham Lincoln

Biografi Abraham Lincoln, Presiden Ke-16 Amerika Serikat

Abraham Lincoln adalah presiden ke-16 Amerika Serikat, menjabat sejak 4 Maret 1861. Dia mempertahankan Amerika …