web analytics
Breaking News
Home / Info / Cara Mengatasi Sunburn ( Terbakar Sinar Matahari )
76c79ee934194df5242d5e13ea7ef009

Cara Mengatasi Sunburn ( Terbakar Sinar Matahari )

Sunburn adalah keadaan kulit yang berwarna merah dan terasa perih seperti terbakar, yang biasanya disebabkan oleh terlalu lama berada di bawah terik matahari atau terlalu lama terkena pancaran sinar matahari yang mengandung ultraviolet (UV) seperti sinar di salon yang digunakan untuk tanning (proses pencoklatan kulit).

Kulit mempunyai pigmen yang dikenal sebagai melanin. Melanin ini berperan dalam menentukan corak warna kulit serta melindungi kulit dari radiasi cahaya ultra violet.

Berikut ini adalah tanda-tanda dari  sunburn yang biasanya terjadi setelah 2-6 jam terkena sinar Ultra Violet dan puncaknya adalah pada 12-24 jam setelahnya. Tanda-tanda yang muncul yaitu:

  • Kemerahan
  • Pembengkakan
  • Iritas
  • Kulit terasa panas
  • Rasa perih
  • Melepuh (bagi kasus berat)
  • Menggigil (bagi kasus berat)

Madu, susu, dan oatmeal tidak hanya untuk sarapan tetapi juga bisa digunakan dalam pengobatan rumah (home remedies) untuk bantuan sengatan sinar matahari.

Berikut ini adalah 7 cara pengobatan rumah ( Home Remedies ) untuk sengatan sinar matahari sebagai berikut :

1. Kompres Dengan Es  

Bungkus es dengan handuk yang lembut dan jangan letakan langsung pada kulit yang terkena sunburn, karena es dapat menyebabkan radang dingin dan dapat menimbulkan lebih banyak kerusakan.

2. Masker Dengan Tomat

Cuci bersih tomat yang hendak anda gunakan. Kemudian belah dua setelah dibelah gosokkan tomat tersebut pada yang terkena sinar matahari secara perlahan-lahan. Biarkan ia kering selama 10 menit, setelah itu cuci dengan air bersih.

 3. Menggunakan Aloe Vera ( Lidah Buaya )

Gel dari dalam tanaman kaktus ini memudahkan proses penyembuhan, dan melembabkan kulit. Caranya anda harus membagi daunnya, setelah terbagi anda harus  langsung mengenakan getah ke kulit atau anda dapat membeli gel lidah buaya yang murni di toko obat.

4. Memakai Madu

Madu dikenal memiliki banyak khasiat bagi tubuh dan kulit, salah satunya adalah untuk mengantisipasi kulit terbakar. Ini terjadi karena madu memiliki sifat anti bakteri sehingga dapat menyembuhkan luka lebih cepat, Selain itu madu juga mendorong pertumbuhan produksi sel kulit epitel yang baru. Madu ini digunakan sebagai salep topikal. Beberapa penelitian  menunjukkan hal itu mungkin bekerja lebih baik daripada beberapa krim antibiotik yang mempercepat penyembuhan, mengurangi infeksi, dan menghilangkan nyeri.

5. Menggunakan Baking Soda atau Tepung Jagung

Anda dapat berendam di air mandi yang telah dicampur dengan baking soda atau tepung jagung. Baking soda atau tepung jagung dapat meringankan peradangan dan gatal-gatal.

6. Memakai Cuka Sari

Asam asetat dalam cuka meredakan rasa sakit, gatal, dan peradangan. Cara menggunakannya adalah anda dapat menuangkan satu cangkir cuka sari ke dalam air hangat.

7. Memakai Minyak Ketumbar 

Para peneliti menunjukkan dengan menggosok minyak  esensial ( minyak dasar yang diekstrak dari tumbuhan yang belum atau tanpa dicampur bahan kimia apapun)  ini ke kulit yang  terbakar karena sinar matahari akan dapat mengurangi peradangan.

Check Also

perang

History Perang Vietnam, Kekalahan Terbesar Amerika

Perang Vietnam atau sering disebut Perang Indochina Kedua adalah konflik panjang yang terjadi di tahun 1957 sampai …